Akibat Sanksi AS, Honor Akan Dijual Ratusan Triliun




Huawei berencana menjual merek smartphone miliknya, Honor, senilai 100 miliar yuan atau berkisar Rp 212 triliun. Honor dilaporkan akan dijual kepada konsorsium yang dipimpin oleh distributor handset Digital China dan pemerintah kota Shenzhen.


Dilansir Reuters, Rabu (11/11/2020), sumber informasi mengatakan rencana tersebut muncul karena pembatasan Amerika Serikat (AS) terhadap rantai suplai Huawei. Sehingga membuat Huawei harus fokus pada high-end headset dan bisnis korporasi.


Rencana ini juga disebut mengindikasikan sedikit harapan untuk perubahan cepat dalam persepsi AS tentang Huawei sebagai risiko keamanan di bawah kepemimpinan Joe Biden.



Penjualan secara tunai ini akan mencakup hampir semua aset termasuk merek, kapabilitas riset dan penelitian, serta manajemen rantai suplai. Huawei akan mengumumkannya paling cepat pada Minggu (15/11/2020). Digital China yang juga merupakan mitra Huawei dalam sejumlah bisnis seperti cloud computing, berencana membiayai sebagian besar kesepakatan ini dengan pinjaman bank. Kesepakatan ini dinilai akan membantu merek tersebut di pasar smartphone.


Sumber Berita: liputan6.com